“Kamu orang mana sih?”

  International context: “You don’t look like an Indonesian”, “Which part of Indonesia are you from?” Local context: “Mbak, kamu orang mana sih?” “Asalmu mana sih? kok ndak ada aksen2nya (medok, maksudnya). “Very specific-local context alias setengah julid”: “Lahirmu dimana sih? Pasti di X/Y/Z ya?” (implikasi setengah julid itu biasanya diikuti dengan unsolicited assumption dari…

Wisdom from Kids

Alam itu seperti jiwa anak2; by design is receptive to purity, sincerity, compassion dan defensive terhadap yang sebaliknya. Yang sudah pada dewasa atau jauh lebih tua, tak ada salahnya senantiasa utk belajar dari anak kecil. Ada banyak mutiara ilmu disana yg mampu “berbicara” lebih dari yg kita kira. Berbahagialah dan bersyukurlah bagi yang masih mau…

Idealnya, jangan sampai yg normatif itu mengaburkan yg substantif

Mengapa kita ndak bisa memilih utk lahir dari kombinasi orang tua yg mana dan yg seperti apa? Menurut keterbatasan pikir saya, ya karena itu semua hak prerogatifnya Sang Pencipta semata. (Lha memangnya rumah makan padang? Bisa touchscreen milih makanan yg disuka trus abrakadabra, kenyang, gitu?). Pelajaran yg saya ambil dari ini itu mengingatkeun saya bahwa…