Reflection (Gaul) in the first quarter of my graduate study

Posted: September 25, 2012 in Personal-Me
Tags: , , , ,

Since Multiply had closed its service on the social networking page and now focusing on e-commerce, I have tried to “import” the content of my site to my “hard drive”..then, I stumbled upon my “curhat” page about dealing with the first quarter of my graduate study when I was at Ohio University as an international student. G percaya juga bisa nulis “gaul kayak gini” and alhasil ngebacanya setengah ngetawain diri sendiri karena “astaga-naga bahasanya gw-gw begitu, norak banget sih, ini beneran aku yg nulis ya?” tapi ga papa deh, namanya juga personal reflection yg buat aku sih fungsinya memang utk ajang ngetawain diri sendiri 🙂

As an international student, I had to deal with a complex paradigm of what so called as cross-culture adjustment, whether it is my personal/cultural struggle or my academic “acquisition”. Klo personal atau cultural sih mungkin ga terlalu nge-lag banget but yg pasti academic transition process yg aduhai struggling sekaliiiiii (terutama utk advanced graduate writing section yach yg sampe dijabanin 2 hari ga tidur siang malem buat belajar kultur menulis akademisnya USA). Anyway, below are “suara hati” yg ditujukan pada diri sendiri (maklum, karena Gemini mungkin bawaannya kadang2 saking banyaknya conversation dengan diri sendiri suka dianggep cuek sama sekitar). 

Mungkin buat temen-temen yg lagi belajar di negara orang, khususnya di negaranya Om Obama, apa yg aku alamin bisa buat masukan buat temen-temen so that you guys are going to have a better strategy to handle everything related to graduate study process and environment there. Akhir kata, mohon maaf kalau ada bahasa yang kesannya ‘sok gaul” banget atau terasa lebay, atau terasa gimana gitu…ga ada maksud apa2 selain untuk menegur diri sendiri kok…maklum, umur 26 waktu itu masih labil dalam berbahasa dan berkata-kata alias campur aduk hehe. 

============================================================================

(manuscript asli, diambil dari tahun 2008 saat menghadapi first quarter)

Ya ampyun…never I imagine before that final week could be this “colonializing”. Salah strategi deh. Sok kebisaan juga gw he..he…ini akibatnya klo a way too excited….kepentok sendiri deh gw. Kebanyakan kelas yang gw ambil…sebenernya interconnected sih….asik banget. Cuma eh cuma, pacing-nya engga banget deh….1 kelas full of technical stuff, 1 kelas lagi half breed, mostly technical framework yang masih bisa gw handle sih sebenernya…BUT dua2nya HYBRID…huaduh…ini dia…musuh nomor satu buat procrastinator…asliii berats….kayaknya ajah enak tapi….eh ga papa ding, dengan begini, gw belajar manage diri sendiri supaya lebih baik lagi ngatur semua…ya waktu, ya emosi, ya mood, ya semua deh. 

2 kelas lagi are amazing, banyaaaaaaak buku yang dibaca…banyak theoritical review, philosophical point of view which means aku sukaaaaaaaaaaa bangets. Nah, again….the thing is these classes demand “analytical operation within”….again, masalahnya analysis dari satu point ke point satunya tuh butuh super duper level of understanding yang ga gampang obtain-nya….in order to understand even a simple concept…it will be so hard if common sense kita ga mau masuk2….nah saat itulah, I need double effort to catch inspiration….again, inspiration ga akan pernah mau dateng klo mood ga stabil….waaaaaah…udah lah…semakin dirunut semakin pusing. Not to mention laptop gw ngambeks…udah minta “pensiun” dia coz udah uzur…ha..ha….jadi deh aku musti beli newbie dan itu nunggu lagi deh sampe lappie-nya di delivered.

Back to classes, karena udah point of no return, ya udah, I have to do my best to handle all of the consequences….best efforts…sampe2 jerawat juga ikutan ngedukung hore..hore…hahahaha
BUT it’s worth the effort kok. Cuma gw-nya aja yang kadang2 suka mikir terlalu jauuuuuh sampe restless begini…temen2 di kelas bilang ngapain gw serius2 building up analysis, perspectives, comments, de el el….lha terang ajah….mereka khan tuan rumah..ha..ha..sedang gw, sadar dong…udah dibiayain masak ga serius…LOL….the bottom line is, being a graduate student is a privilege as much as consequences ha.ha….

Kesini2nya gw jadi berpikir, sayang banget…saat masa2 emas pertumbuhan cognitive gw (which was elementary school phase), sebagai siswa SD, gw jarang diajarin for building up critical thinking….selalu waktu SD dulu, apa kata guru itulah yang legit….murid dilarang kritik, comment atau bahkan mempertanyakan sesuatu alias….kebiasaan mempertanyakan suatu konsep adalah tabu…..nah, gini nih akhirnya, akumulasi curiosity gw ga tersalurkan selama bertahun2, begitu gw udah dewasa….gw harus mulai from scratch…mengurai benang kusut of my curiosity precipitation sehingga nantinya finally (hope so) be able to be fluently flowing…..ini kasus yang kadang2 karena begitu banyaknya konsep yang gue pikirin…numpuk…sampe2 ga tahu dari mana dan apa yang harus diomongin dulu….gw musti belajar mind mapping lebih baik nih….:)

Anyway do re mi fa sol la si do, banyak yang harus gw benahi dalam diri sebagai a graduate student. gw akan pakai apa yang sudah gw pelajari di first quarter ini sebagai framework buat maju terus ke depan…no place for regret…keep moving forward….
We’ll see…apakah second quarter akan bisa menjadi turning point gw…dan semoga kedepan2nya gw bisa lebih aware towards the ground beneath my feet….:)

Cheers,
Wini
Athens, Ohio – 2008

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s